Postingan ini bukan curhatan didunia maya tapi hanya sebagai sarana buat gue berkata tanpa harus bersuara.
Umur gue yang masih 16 ini, gue sedang merasakan apa yang sering dialami anak perempuan lainnya. ya menyukai lawan jenis hahaha dan berawal dari facebook. Dulu gue sering banget update status hanya mengisi aktivitas di akun gue doang sih sebenarnya, seseorang ada yang berkomentar itulah Dia. Perkenalan yang sangat menyenangkan bagi gue, orang itu bukan orang jauh, dia masih satu lingkup sama gue dimana gue bersekolah. Pemikiran yang sependapat makin bikin kita klop, bercengkrama via sms menambah kenyamanan gue berinteraksi dengan dia.
Tanpa sadar rasa itu mulai tumbuh, setiap papasan langsung sama dia rasanya gue mau kabur karna gue ga mau didepan dia muka gue jadi merah. Salah tingkah gue ga mau! Hari demi hari gue lewatin dengan penuh kasmaran semenjak ada dia. Dia dia dan dia....... dia yang pernah buat gue merasakan indahnya dicintai dan mencintai. 14 Juli 2011 jadi moment terindah di masa remaja gue saat ini, KRL, stasiun, kota tua jadi saksi kebahagiaan gue saat itu. Kalo inget itu gue suka senyum senyum sendiri, keliling ga jelas cuma berdua pertama ke museum fatahila, museum wayang dan sekitarnya. Keliatan gaya pendekatan yang pinter hahaha ke tempat tempat bersejarah dan bersejarah juga buat gue. Saat pulang dipinggir jalan raya tepatnya di trotoar depan museum bank mandiri menuju ke stasiun kota itulah moment yang mendebarkan, sambil jalan gue denger kata itu... ajakan jadi pacar o em ji saat itu gue bilang “apaan?” maksudnya kaget bukan ga denger.
Rasa capek gue ilang abis denger kata itu, tapi gue belum jawab tuh! Sampai akhirnya di stasiun mau pulang, sempet bingung KRL bekasi yang mana sampe di cek satu satu paron mana yang KRL jurusan bekasi. Udah ketemu KRL nya ditegor sama masnis wanita, KITA SALAH NAIK GERBONG! Gerbong wanita yang kita masukin ckckck larilah gue ke gerbong satunya lagi karna gue ga mau kedapetan berdiri lagi cukup berangkatnya tadi gue berdiri sepanjang jalan. Akhirnya kita dapet tempat duduk *prok prok prok*setelah beberapa menit kemudian *mulai serius* gue minta ulang ucapan dia yang dipinggir jalan eits kali ini pake bahasa jowo. Mulailah..... gue yang saat itu senyum senyum kegirangan pastilah jawab Yes. Sekian sampai disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar